Barangkali setitik cahaya,

Pertemuan itu
Menciptakan musim baru di dalam dada
Sejenak hening kemudian tenggelam bersama air mata yang menderai

Dialah yang mampu  benamkan segala rasa yang bergejolak
ataupun munculkan rasa yang mulai menolak
Dialah yang mampu meruntuhkan egois yang kian menjulang
ataupun bangunkan empati yang akan menghilang.

Segala mantera mustajab Dia berikan untuk bukakan gembok yang terkunci.
Kita hanya perlu merapalkan diwaktu yang tepatmjika ingin cepat.
Entah. Tak banyak yang peduli, pura-pura tuli, ataupun tertawa geli.

Biarlah, barangkali setitik cahaya belum menembus gelapnya hati.




Komentar

Postingan Populer