(lagi)



Malam kesekian dan tak pernah ada (lagi) pertemuan kita.
Dan aku benar-benar merindukanmu.
Meski terlalu larut merangkai rindu.
Namun, semakin disimpan semakin jengah ku di buat gelisah.

Mataku meradang, pikiran melayang, mencengkram jiwa, resahkan raga
Ini tersebab lupa yang terlanjur melekat.
Janjiku besok akan ku'ungsikan lupaku di jauh tempat agar kita bertemu

Komentar

Postingan Populer